photo

Minggu, 22 November 2009 05:24

Menu Utama
Buku Elektronik
Produk Hukum
Online Saat Ini
Kami punya 58 tamu online
Statistik Kunjungan
Kunjungan : 146692
Head Line

Penyelenggaraan

6th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO)

for Primary School 2009

di Yogyakarta, Indonesia Tanggal 8 – 14 November 2009

Pendidikan di bidang ilmu-ilmu dasar, seperti Matematika dan Sains/IPA sedang menjadi sorotan pada tahun-tahun terakhir ini. Hal tersebut disebabkan oleh keyakinan bahwa tingkat penguasaan ilmu-ilmu dasar suatu bangsa merupakan salah satu modal utama bagi bangsa tersebut, dan juga menjadi salah satu indikator seberapa jauh kiat suatu bangsa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologinya.Oleh karena itu pengembangan Matematika dan IPA di sekolah dasar menjadi suatu keharusan karena dengan membekali dasar pengetahuan yang kuat terhadap Matematika dan IPA sedini mungkin akan memudahkan bagi siswa untuk mengembangkannya. Selain itu dengan melalui pembelajaran Matematika dan IPA yang optimal, aspek life-skills siswa dapat dikembangkan. Seiring dengan dilaksanakannya penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menuntut dimilikinya ketrampilan berupa kompetensi-kompetensi sebagai bukti penguasaan pengetahuan, disamping perolehan materi konseptual itu sendiri.

Sekolah dasar sebagai bagian dari pendidikan dasar bertugas menyiapkan para siswanya agar memiliki kemampuan membaca, menulis, aritmatika, dan sains dasar. Guna mendukung peningkatan kemampuan siswa SD yang sedang dalam periode “keemasan” maka diperlukan adanya wadah yang mampu mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan berpikir analitik bagi mereka.

Oleh karena itu Direktorat Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar sejak tahun 2003 telah melaksanakan Olimpiade Matematika dan IPA SD tingkat Internasional atau International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) for Primary School. Upaya yang dilakukan Direktorat ini juga berkenaan untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan kualitas pendidikan Matematika dan IPA yang telah dilakukan. Dengan memberi kesempatan berkompetisi dengan siswa-siswa SD dari negara-negara lain, diharapkan terjalin komunikasi antar delegasi negara-negara peserta guna pengembangan pendidikan SD yang lebih baik.

Pada awalnya, yaitu tahun 2003, lomba ini ditujukan hanya untuk negara anggota ASEAN. Oleh karena itu dinamakan ASEAN Mathematics and Science Olympiad (AMSO) for Primary School. Namun, pada tahun 2004 menjadi International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) for Primary School, karena Direktorat Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar turut mengundang negara di luar anggota ASEAN untuk ikut serta berpartisipasi.

IMSO 2009 dengan tema Smart, Skilled, and Creative in Joyful Competition for Excellence diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 8 s.d. 14 November 2009, diikuti oleh siswa SD dari 10 negara, yakni : Afrika Selatan, Brunei Darussalam, Chinese Taipei, Filipina, Hongkong, India, Singapura, Srilanka, Thailand, dan Indonesia.

Setiap delegasi terdiri dari seorang ketua tim (team leader), dua orang pembina (tutors/trainers) masing-masing untuk matematika dan IPA, dan 12 orang siswa (contestants) masing-masing 6 siswa untuk mata pelajaran matematika dan 6 siswa untuk mata pelajaran IPA dengan keseluruhan delegasi sejumlah 189 orang.

Peserta Olimpiade memperebutkan medali-medali emas, perak, dan perunggu yang jumlah dan proporsinya ditetapkan oleh Tim Juri yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu diberikan tropi untuk: best theory bagi kedua bidang (Matematika dan IPA); best experiment bagi bidang IPA; best exploration bagi bidang Matematika; dan best overall bagi kedua bidang (Matematika dan IPA).


HASIL LOMBA

6th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO)

for Primary School 2009

di Yogyakarta, Indonesia Tanggal 8 – 14 November 2009

NO

NAMA

NEGARA

MEDALI/

TROPI

ILMU PENGETAHUAN ALAM

1.

Liem Ariel Lesmana

INDONESIA

EMAS/BEST OVERALL

2.

Sorawich Wathanapenpaiboon

THAILAND

EMAS

3.

Lee Yu Tse

SINGAPORE

EMAS

4.

Chonlanat Puetpaiboon

THAILAND

EMAS

5.

Koyuki Atifa Rahmi

INDONESIA

EMAS

6.

Hu, Kai-Yu

TAIWAN

EMAS

7.

Jirasit Jearapunnee

THAILAND

EMAS

8.

Ng Yao Hua Keane

SINGAPORE

EMAS

9.

Diego Nathaniel Mina

PHILIPPINES

PERAK

10.

Goh Hong Wei Adam

SINGAPORE

PERAK

11.

Korawit Treratanakulwon GS

THAILAND

PERAK

12.

Wong Huai Zhe Matthew

SINGAPORE

PERAK

13.

Cathliya Promdonkoy

THAILAND

PERAK

14.

Allen Cedrick B. Domingo

PHILIPPINES

PERAK

15.

Maulana Wildan Seputra

INDONESIA

PERAK

16.

Caireen Tuppil

PHILIPPINES

PERAK

17.

Jaswin

INDONESIA

PERAK/BEST THEORY

18.

Tanwarat Jewreungwinyu

THAILAND

PERAK

19.

S.R. Hettiarachchi

SRILANKA

PERAK

20.

Jaya Liang Nan Rengam

SINGAPORE

PERAK

21.

Natanicha Sananpanichkul

THAILAND

PERAK

22.

N. U. Kekulawala

SRILANKA

PERAK

23.

Hana Nurhidayati Utami

INDONESIA

PERAK

24.

Katherine Williams

SOUTH AFRICA

PERAK/BEST EXPERIMENT

25.

M. Irfan Kusdhany

INDONESIA

PERUNGGU

26.

Gilbert Emerson

INDONESIA

PERUNGGU

27.

T.V. Wijethunga

SRILANKA

PERUNGGU

28.

P.I.U. Tissera

SRILANKA

PERUNGGU

29.

Hsieh, Meng-Hsuen

TAIWAN

PERUNGGU

30.

Steven Sebastian

INDONESIA

PERUNGGU

31.

Sarah Jane Macuja

PHILIPPINES

PERUNGGU

32.

Glen Loo Wen Bin

SINGAPORE

PERUNGGU

33.

M. Asraf Haziq Bin Hj Mohd Marasharin

BRUNEI DS

PERUNGGU

34.

Deas Prouditya Raharjo

INDONESIA

PERUNGGU

35.

Gabriel Estampador

PHILIPPINES

PERUNGGU

36.

Panthon Imemkamom

THAILAND

PERUNGGU

37.

Su, Chia-Ching

TAIWAN

PERUNGGU

38.

A.A.F. Rasia

SRILANKA

PERUNGGU

39.

Peter Courtney

AFRIKA SELATAN

PERUNGGU

40.

Kavilan Nair

AFRIKA SELATAN

PERUNGGU

41.

Hans Stefan

INDONESIA

PERUNGGU

42.

Kon Wei Keong

BRUNEI DS

PERUNGGU

43.

Noor Rizky Firdhausy

INDONESIA

PERUNGGU

44.

Wu, Chi-Wei

TAIWAN

PERUNGGU

45.

Paul Carlo Diamond Salise

PHILIPPINES

PERUNGGU

46.

Nicholas Ting Jing Kun

BRUNEI DS

PERUNGGU

47.

Sentosa Adjikusuma

INDONESIA

PERUNGGU

48.

Patpitchaya Pichayavanich

THAILAND

PERUNGGU

49.

Prachi Sharma

INDIA

PERUNGGU

MATEMATIKA

1.

Lin, Ting-Chun

TAIWAN

EMAS/BEST OVERALL

2.

Henry Jayakusuma

INDONESIA

EMAS

3.

Agasha Kareef Ratam

INDONESIA

EMAS/BEST EXPERIMENT

4.

Sujessata Udomsrisungruang

THAILAND

EMAS/BEST THEORY

5.

Liu Yi Jia

SINGAPORE

EMAS

6.

Stanley Orlando

INDONESIA

EMAS

7.

Adrian Reginald Sy

PHILIPPINES

EMAS

8.

Chuang Fu Wen Rayner

SINGAPORE

EMAS

9.

Lee, Pin-Hung

TAIWAN

EMAS

10.

Yang Gan

SINGAPORE

EMAS

11.

Kevin Pratama

INDONESIA

EMAS

12.

Athikom Wanichkul

THAILAND

PERAK

13.

Jason Joseph B. Fernandez

PHILIPPINES

PERAK

14.

Krit Boonsiriseth

THAILAND

PERAK

15.

YU Hoi Wai

HONG KONG

PERAK

16.

CHENG Wai Chung

HONG KONG

PERAK

17.

Pitchayamate Choketaworn

THAILAND

PERAK

18.

Feno Valentino

INDONESIA

PERAK

19.

Huang, Yen-Che

TAIWAN

PERAK

20.

Prince Michael Balanay

PHILIPPINES

PERAK

21.

Koh Han Wei

SINGAPORE

PERAK

22.

John Thomas Chuatak

PHILIPPINES

PERAK

23.

Siradanai Rimsakorn

THAILAND

PERAK

24.

Timothy Antoni

INDONESIA

PERAK

25.

Nathanael Joshua Balete

PHILIPPINES

PERAK

26.

Andrew Lawrence Sy

PHILIPPINES

PERAK

27.

Kelvin CHAN King Fung

HONG KONG

PERAK

28.

Natthawut Boonsiriphattana Jaroen

THAILAND

PERAK

29.

Surassada Kirawittaya

THAILAND

PERUNGGU

30.

Nicholas Steven Husada

INDONESIA

PERUNGGU

31.

Chang, Fang-Ying

TAIWAN

PERUNGGU

32.

Nonthakit Chaiwong

THAILAND

PERUNGGU

33.

Chen, Peng-Wei

TAIWAN

PERUNGGU

34.

Andrew Tirtowijoyo Young

INDONESIA

PERUNGGU

35.

WONG Gabriel Chun Hei

HONG KONG

PERUNGGU

36.

Muhammad Afiffurrahman

INDONESIA

PERUNGGU

37.

Farrel Eldrian Wu

PHILIPPINES

PERUNGGU

38.

Lim Sheng Jie

SINGAPORE

PERUNGGU

39.

Benedict Ryan Chua Tiu

PHILIPPINES

PERUNGGU

40.

Lai, Wen-Hung

TAIWAN

PERUNGGU

41.

Gavin Jared Bala

SINGAPORE

PERUNGGU

42.

Rezky Arizaputra

INDONESIA

PERUNGGU

43.

Chang, Ho-Li

TAIWAN

PERUNGGU

44.

Umar Al Farouk

INDONESIA

PERUNGGU

45.

Jasper Amadeus Opulencia

PHILIPPINES

PERUNGGU

46.

Jeffrey

INDONESIA

PERUNGGU

47.

Annetta Dewi Wijaya

INDONESIA

PERUNGGU

48.

Ko, Abel Ardana Kusuma

INDONESIA

PERUNGGU

49.

Christofel Rio Goenawan

INDONESIA

PERUNGGU

50.

Fahmi Firdaus

INDONESIA

PERUNGGU

51.

Tanawan Kulna

THAILAND

PERUNGGU

52.

F. Rifa

SRI LANKA

PERUNGGU

53.

Andrei Triz Patupat

PHILIPPINES

PERUNGGU

54.

Chen, Jen-Ning

TAIWAN

PERUNGGU

55.

Franz Patrick Villamor

PHILIPPINES

PERUNGGU

56.

Brett Oertel

SOUTH AFRICA

PERUNGGU

57.

Emman Joshua Busto

PHILIPPINES

PERUNGGU

 

 

 

3rd Wizards At Mathematics International Contest (WIZMIC) adalah kompetisi yang diperuntukkan bagi siswa yang berusia maksimal 13 tahun atau grade 9 (jenjang SD-SMP). Kompetisi ini diselenggarakan oleh City Montessori School, RDSO Branch, Lucknow, India setiap 2 tahun sekali.

Mendiknas Mohammad Nuh menilai, kemampuan siswa kita di bidang matematika kini sudah mulai merata. Baik asal sekolah maupun wilayah.Ini bisa terlihat dari para pemenang yang mengikuti lomba matematika Internasional di Lucknow, India.

INFORMASI SAYEMBARA
Jumat, 30 Oktober 2009 15:55

PENGUMUMAN PEMENANG SAYEMBARA PENULISAN NASKAH

BACAAN SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH TH.2009

unduh disini

Format Pendataaan BOS 2009
Senin, 24 Agustus 2009 18:01

Format untuk pendataan BOS 2009 dapat diunduh di

Penyelenggaraan 6th International Mathematics and Science Olympiad (I...
3rd Wizards At Mathematics International Contest (WIZMIC) adalah kompe...
Mendiknas Mohammad Nuh menilai, kemampuan siswa kita di bidang matemat...
PENGUMUMAN PEMENANG SAYEMBARA PENULISAN NASKAH BACAAN SEKOLAH DASAR K...
Format untuk pendataan BOS 2009 dapat diunduh di pendataan SD...
Lihat semua...
Galeri Video
Galeri Foto
berita popular
sambutan

Berkembangannya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang pesat, berdampak pada globalisasi di berbagai bidang kehidupan. Terlebih dengan berkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), khususnya teknologi informasi yang menyebabkan seolah-olah dunia menjadi tak berbatas (borderless world).

 

Selengkapnya

video hari ini
You must have Flash Player installed in order to see this player.

Video lainnya